Sigra Anak Istimewa

Sudah Bisa Kamu Genggam!



-

Cerita tentang perjalanan seorang ibu mendampingi anak dengan Autism Spectrum Disorder, yang mungkin … cerita perjuangannya seperti dirimu.



Buku ini lahir dari perjalanan yang tidak mudah

Sigra Anak Istimewa bukan buku teori. Ini adalah cerita nyata, jujur, personal, dan emosional. Tentang proses menerima, bertahan, dan bertumbuh bersama anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD).


Lewat buku ini, kamu akan merasakan bahwa ada banyak hati yang berjalan di jalan yang sama.




Dapatkan bukunya di bawah ini

Ikuti Booktalk

Parenting Anak Istimewa

bersama Wina Natalia dan Ries Sansani



-

Sabtu, 23 Mei 2026

Pukul 14.00-17.30 WIB Atelier of Mind, Jakarta Selatan

Pinang Perak 1 PR 25 Pondok Pinang, Kebayoran Lama

Sesi Bedah Buku

Perspektif orang tua anak neurodivergent bersama Wina Natalia


Sesi Diskusi Panel

Perspektif profesional dan solusi praktis

bersama Ries Sansani

-

Yang akan kamu dapatkan di acara ini:


Makanan ringan dan minuman
Buku "Sigra Anak Istimewa" karya Wina Natalia
Tips & trik menangani anak neurodivergent bersama occupational therapist Atelier of Minds.
Kelas arts & craft dan STEM untuk anak saat diskusi buku berlangsung.
Kesempatan bertemu orang tua lain yang punya perjalanan serupa
Terdapat area Pameran Lukis karya Sigra Umar Narada

Lewat acara ini, kamu tidak hanya datang untuk mendengar cerita. Tetapi kamu juga dapat memahami neurodiversity dan kebutuhan anak yang berbeda dari perspektif profesional.


Untuk akhirnya sadar … ada banyak hati yang berjalan di jalan yang sama.



Amankan kursimu dengan memesan tiket di bawah ini.

Ini bukan sekadar buku. Ini adalah perjalanan cinta, kesabaran, dan penerimaan orang tua dalam menghadapi anak dengan autism. Anak istimewa. Saya menyaksikan semuanya dan saya bangga menjadi bagian dari cerita ini. Semoga bisa menjadi salah satu acuan dalam menghadapi anak istimewa.


—Manji, Ayah dari Sigra

Berdamai adalah menerima kenyataan apa adanya, sambil tetap mencintai, mendampingi, dan memperjuangkan yang terbaik untuk anak, tanpa mengingkari perasaan kita sendiri sebagai orang tua. —Wina Natalia

-